Self-portrait of Me
Kulo Nuwun Post

Hai!

Sebenarnya saya udah lama gabung di tumblr.com, tapi karena sudah ada blogger.com yang eksis lebih dulu, jadi terpaksa harus dipilih salah satu.

Sekarang saya berusaha buat adil, poligami dua blog sekaligus :D

Beberapa postingan sebelumnya memang re-post dari blog yang lama (affesiadella.blogspot.com), tapi diambil beberapa yang sifatnya universal dan layak baca bagi beberapa orang :)

Semoga saya bisa diterima sebagai old-newbie, haha.

Wassalam.

Cerita Tentangmu — repost blog May 19, 2010

Aku siap menuliskan cerita tentangmu..
MP3 player telah siap diputar,
Blog siap merekam setiap detail narasi.

Aku akan menulis cerita tentangmu..
Semua memori akan dimulai lagi,
Semua kenangan akan diungkap kembali.

Aku mulai menulis cerita tentangmu..
Dari awal kita bertemu,
Berbagi suka duka.

Namun tangan ini tak mampu kembali bergerak,
Tak mampu menggambarkan,
Tak tahu harus memulai dari mana.

Cerita tentangmu itu hanya terus berputar di kepalaku,
Hanya terus bergaung di hatiku,
Tak tahu harus bagaimana memulainya.

Lagu-lagu indah yang terputar hanya menambah rasa sesak,
Semua foto yang ditampilkan hanya memperderas air mata,
Dan semua kenangan hanya mampu diputar dalam otak,
Tak sanggup untuk ku tuliskan kembali dengan kalimat apa pun..

Aku tidak membutuhkan kata-kata indah,
Aku tidak membutuhkan lagu-lagu kenangan,
Aku tidak membutuhkan foto-foto masa lalu,
Aku tidak membutuhkan narasi yang ku tulis ulang dalam versi apa pun.

Aku punya satu cerita tentangmu..
Yang bisa setiap saat ku putar kembali.

Aku punya satu cerita tentangmu..
Yang terekam di dalam otak,
Tersimpan dengan baik di relung hati.

Aku punya satu cerita tentangmu..
Cerita klasik, yang tak akan pernah lekang oleh jaman.

Analogi Panca Indera — repost blog December 27, 2009

Tuhan memberikan semua yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan.
Itu benar adanya.
Dia memberi kita sepaket panca indera untuk merasa.
Merasakan sesuatu yang pahit, namun menggoda.

Aku sering melihat sesuatu yang tak pasti.
Kebohongan, kegembiraan, kesedihan, kemunafikkan, semua terekam jelas di otakku, tertangkap indera bernama mata.
Ya, mata.
Mata adalah objek vital yang mampu melihat semua yang tersurat.
Mata sering mengalami pembodohan dan pengkhianatan, karena ia terlalu sering melihat dunia.
Aku jenuh untuk membuka mata, melihat sesuatu yang semu berkali-kali, sesuatu yang harus diraba dengan hati.
Karena terkadang, apa yang kita lihat tidak seperti apa yang sebenarnya terjadi.
Mata terlalu mudah ditipu.
Maka aku memutuskan untuk terpejam sementara..

Saat aku terpejam, aku masih mampu mendengar dan memutar kembali apa yang berhasil aku dengar melalui telinga.
Tertawa lepas, isak tangis, bualan, rayuan, makian, semua terdengar tanpa terfilter.
Telingaku terlalu sering mendengar ucapan manis yang memabukkan.
Janji yg teringkari, kata-kata manis yang menyesatkan.
Lelah, aku lelah mendengar suara-suara yang membingungkan itu.
Aku memilih untuk menutup telinga dan mulai bersenandung..

Mulutku tertawa riang, mengeluarkan suara-suara yang kadang terdengar indah, namun tak jarang menyiratkan pilu.
Aku terdiam saat lelah, mencoba membiarkan hatiku berbicara sendiri tanpa harus orang lain tahu.
Berkata seperlunya, memaki jika aku bosan, berdoa saat aku kehilangan tempat untuk bersandar.
Jika tidak ingin berteriak, maka diamlah.
Mulutmu jangan kau paksakan untuk berkata apa yang tidak mereka ingin katakan.
Lebih baik aku diam, dan mencari tempat lain untuk berdiri..

Aku berjalan dengan kakiku, mencari apa yang ingin ku ketahui.
Seorang diri, tak perlu orang lain untuk menemani.
Hanya aku, yang tau isi hatiku, tau apa yang ingin ku temukan.
Berjalan dengan tegak, tanpa melihat, mendengar, dan mengomentari apa yang mereka perbuat.
Tapi lambat laun aku lelah untuk menjejak, aku letih untuk berpijak.
Aku butuh seseorang untuk bersandar, untuk membantuku memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Aku menyerah..
Ku pejamkan mataku, ku tutup telingaku, ku bungkam mulutku, ku hentikan kakiku untuk melangkah.

Yang aku punya sekarang hanya hati.
Hati yang mampu meyakinkan apa yang seharusnya aku lihat.
Yang mampu memilah mana yang ingin ku dengar.
Dan jalan mana yang ingin ku tempuh.
Aku takkan memaksakan mata, telinga, dan kakiku lagi.

Aku memilih untuk diam jika itu memungkinkan.

Terkadang kita harus menemui orang lain, sebelum menemukan orang yang lainnya lagi.
Seringkali kita harus menjadi orang lain, sebelum menjadi diri kita sendiri.
@delloo
What if…

What if I give you my smile,
Are you gonna stay for a while?

What if I put you in my dream tonight,
Are you gonna stay until it’s bright?

What if I give you my story,
Are you gonna listen to me?

What if I give you my heart,
Are we never gonna be apart?

What if I do ignore you,
Will you just walk away and cry?

What if I did disappoint you,
Are you gonna say goodbye?

What if I try to catch flying snitch,
Are you gonna come with me?

What if I give you my song,
Are we gonna sing along?

What if you leave me right here?
I’m right here and waiting for you..

There is nothing scarier than getting what you want, because that’s when you really have something to lose.
Unknown.
Kunci Hati (Filosofi Kopi)

Dalam raga ada hati, dan dalam hati, ada satu ruang tak bernama.
Di tanganmu tergenggam kunci pintunya.

Ruang itu mungil, isinya lebih halus dari serat sutera.
Berkata-kata dengan bahasa yang hanya dipahami oleh nurani.

Begitu lemahnya ia berbisik, sampai kadang-kadang engkau tak terusik.
Hanya kehadirannya yang terus terasa, dan bila ada apa-apa dengannya duniamu runtuh bagai pelangi meluruh usai gerimis.

Tahukah engkau bahwa cinta yang tersesat adalah pembuta dunia?
Sinarnya menyilaukan hingga kau terperangkap, dan hatimu menjadi sasaran sekalinya engkau tersekap.

Banyak garis batas memuai begitu engkau terbuai, dan dalam puja kau sedia serahkan segalanya.
Kunci kecil itu kau anggap pemberian paling berharga.

Satu garis jangan sampai kau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya.

Di ruang kecil itu, ada teras untuk tamu.
Hanya engkau yg berhak ada di dalam inti hatimu sendiri.

If Words Could Kill — repost blog May 18, 2010

It started with “hello”, a simple words that have much meanings.
Then I know you, your personality.
I have much pleasure to know you.
The man who fascinated me with his looks, his words, his attitude..

Time goes by, I even don’t know why you’ll be the one who hard to be forgotten.
You’re the one who makes me falling love with.
I loves your laugh, I love the way you talked on me.
Eventhough I know that we’re not supposed to be together ‘cause it will hurt a lot of people,
But I can’t hide this feelings, and I told myself that maybe we’re meant to be together..

Too many memories we’ve been through.
Too much time we’ve spent together.
A lots pains we’ve been healed.
I want to be your March 19, 2015.
Hmm.. I can’t explain how it feels with thousand beautiful words, as well as the song.
The words were too deep, and the song were too sweet..

Until it comes..
Sometimes I feel I need to say, I wish you’ll respect to me.
But I won’t, I just too afraid to show it’s all.
There are times when I hate you, but I don’t complain.
‘Cause I’ve been afraid that you would’ve walk away.
So I shut my mouth, tried to accepted whoever you are..

If words could kill, maybe I was dead.
Yes, your words is like a knife for me.
Do you ever see me giving more patient?
I hope so, I expect an apology from you.
I do waited it for so long..

You’re the only one I wish I could forget.
The only one I’d love to not forgive.
It really hurts to say this, but yes it does.

I wish someday you’ll understand.
I’m not bitter, I just regret something I wish I didn’t do.
Sorry for beautiful mistakes.
Now I’m leaving, if you want to..

WBL (050810) :)

WBL (050810) :)